Unduh Aplikasi Nirvana

image Health

Health Category

Kontroversi Krim Kecantikan Berlabel Stem Cell

04 April 2024

oleh Tiara Yola

Share

Tweet

Salin Tautan

Ringkasan

Apa Itu Stem Cell?

Bagaimana Mekanisme Stem Cell Bekerja?

Kontroversi Krim Kecantikan Berlabel Stem Cell

Sumber Referensi

Untuk menjaga penampilan, masyarakat, khususnya para kaum hawa melakukan segala hal agar bisa selalu terlihat cantik. Adapun salah satu perawatan yang dilakukan dengan menggunakan produk-produk kecantikan seperti krim wajah.

Bahkan diketahui bahwa masih banyak masyarakat yang meyakini ada kandungan stem cell dalam krim kecantikan. Namun ternyata hal itu salah besar. Stem cell atau yang lebih dikenal sebagai sel punca merupakan sel biologis yang adalah jejak utama DNA. 

Sel ini memang memiliki kehebatan tersendiri, yakni dapat meremajakan diri dan menghasilkan lebih banyak sel yang berguna sebagai sumber pembentuk sel baru. Selain itu, stem cell juga memiliki tugas dalam memastikan setiap sel rusak diganti dengan sel yang baru.

Apa Itu Stem Cell?

Sebagaimana diketahui, sel merupakan partikel terkecil dalam struktural dan fungsional kehidupan manusia. Dalam hal ini, tubuh manusia terdiri dari sistem organ yang dibentuk oleh jaringan, sementara sel adalah pembentuk jaringan itu sendiri sebagai penyusun dasar tubuh manusia.

Adapun tugas sel adalah mengatur dan mengolah semua informasi yang masuk ke dalam tubuh, sehingga tubuh bisa menjalankan fungsinya dengan baik. Sedangkan stem cell sendiri bisa disebut sebagai pabrik dari sel-sel apapun yang ada di dalam tubuh manusia. 

Pasalnya, fungsinya yang sebagai pabrik sel itu kemudian dimanfaatkan oleh dunia kedokteran guna menyembuhkan berbagai penyakit dengan melakukan terapi yang bisa menciptakan jaringan, organ, serta sel baru di dalam tubuh.

Dengan kata lain, stem cell merupakan penjamin pasti pergantian sel-sel baru, bila ada sel-sel dalam tubuh yang rusak. Hal ini lah yang bisa dilihat dari sel-sel permukaan kulit yang memiliki rentang hidup pendek.

Misalnya saat seseorang mengalami luka, maka sel-sel pada kulit tersebut akan mengalami kematian dengan lebih cepat. Saat itulah stem cell yang bertugas dalam membentuk lapisan-lapisan kulit baru yang nantinya akan menutup luka.

Bagaimana Mekanisme Stem Cell Bekerja?

Adapun mekanisme terapi stem cell dilakukan dengan syarat yakni seseorang harus memiliki tali pusat yang masih tersimpan sejak kelahirannya. Nah, sel-sel dari tali pusat inilah yang digunakan sebagai sumber sel induk.

Sehingga, bila tali pusat sudah tidak ada, jalan lainnya adalah menemukan donor tali pusat yang cocok. Di sisi lain, penyimpanannya sendiri tidak bisa dilakukan secara sembarangan guna menghindari kematian sel.

Meski terbilang efektif dalam menyembuhkan berbagai macam penyakit, namun sejauh ini biaya terapi stem cell masih menjadi kendala lantaran setiap satu kali terapi stem cell dibanderol dengan harga fantastis yakni Rp50 hingga Rp150 juta.

Mengingat harga mahal dan jaminan kesembuhan memang tak luput dari efek samping, maka untuk melakukan stem cell pun banyak hal yang harus diperhatikan, diantaranya masalah keamanan saat pelaksanaan berlangsung. Hal ini dikarenakan terapi tersebut bisa saja menimbulkan efek samping berbahaya, seperti tumor atau reaksi alergi fatal.

Di sisi lain, di Indonesia, stem cell merupakan metode yang masih sangat kontroversial. Meski begitu, beberapa rumah sakit besar sudah menyediakan layanan ini dan tetap harus memperhatikan hal-hal yang telah dijelaskan di atas.

Kontroversi Krim Kecantikan Berlabel Stem Cell

Mengingat sel punca memiliki kemampuan yang dianggap cukup istimewa, maka akhirnya banyak produk kecantikan mengaku mengandung stem cell. Bahkan label stem cell dinilai sangat menjual dan bisa ditawarkan dengan harga jual tinggi.

Dikutip dari Health Kompas, Yuyus Kusnadi selaku Kepala Laboratorium Regenerative and Cellular Therapy (ReGeniC) mengatakan bahwa penggunaan krim bukan termasuk dalam terapi sel punca. Pasalnya, sel punca adalah sel hidup yang memiliki kemampuan meregenerasi dirinya sendiri dan mampu berdiferensiasi menjadi sel lain.

Lebih lanjut, Yuyus mengatakan bahwa sebelum diberikan kepada manusia, sel punca diproses secara khusus dalam laboratorium dan harus steril atau bebas kontaminasi. Sehingga, ia pun meyakini bahwa dalam krim bukanlah sel hidup dan mempertanyakan kandungan stem cell yang disebutkan. 

Mengenai krim kecantikan berlabel stem cell, Yuyus menilai bahwa kemungkinan pembuatan krim tersebut menggunakan protein sel punca dari tumbuhan atau hewan. Dalam hal ini, diketahui bahwa memang ada krim kecantikan yang menyebut menggunakan sel punca dari apel.

Sehingga, menurut Yuyus, apapun klaim produk tersebut, pastikan bahwa produk yang mengaku mengandung stem cell memiliki izin edar dari Badan Pengawas Obat dan Makanan alias BPOM. Tak cuma itu, semua produk kecantikan juga harus telah melewati uji klinis guna memastikan aman digunakan oleh masyarakat.

Masyarakat pun diminta lebih aware dan tak sembarangan mempercayai klaim sepihak terutama jika menyangkut penggunaan produk kecantikan yang digunakan sehari-hari.

Sumber Referensi

Redaksi Halodoc. 2023. Kontroversi Stem Cell, Ini yang Perlu Diketahui (https://www.halodoc.com/artikel/kontroversi-stem-cell-ini-yang-perlu-diketahui diakses pada 30 Juni 2023)

Mayo Clinic. Stem cells: What they are and what they do (https://www.mayoclinic.org/tests-procedures/bone-marrow-transplant/in-depth/stem-cells/art-20048117 diakses pada 30 Juni 2023)

Dian Maharani. 2016. Jangan Sembarangan Pakai Krim Kecantikan Berlabel "Stem Cell” (https://health.kompas.com/read/2016/10/24/100000823/jangan.sembarangan.pakai.krim.kecantikan.berlabel.stem.cell.?page=all# diakses pada 30 Juni 2023)

article

Artikel Terkait Lainnya