Unduh Aplikasi Nirvana

image Health

Health Category

Tak Bisa Disembuhkan, Apa Itu Vitiligo?

28 August 2023

oleh Tiara Yola

Share

Tweet

Salin Tautan

Ringkasan

Apa Itu Vitiligo?

Penyebab Vitiligo

Gejala Vitiligo

Jenis-Jenis Vitiligo

Upaya Mencegah Vitiligo

Kapan Harus ke Dokter?

Sumber Referensi

Pernahkah kalian melihat atau menemui seseorang dengan warna kulit menyerupai bercak? 

Bila pernah, seseorang dengan kondisi tersebut kemungkinan besar mengalami vitiligo.

Vitiligo sendiri merupakan penyakit yang menyebabkan hilangnya warna kulit dalam bentuk bercak. 

Adapun area yang berubah warna itu biasanya semakin besar seiring berjalannya waktu.

Kondisi itu pun bisa memengaruhi kulit di bagian tubuh manapun, tak terkecuali rambut dan bagian dalam mulut.

Lantas apa sih penyebab vitiligo? Apakah penyakit tersebut bisa disembuhkan? 

Simak selengkapnya dalam artikel berikut ini.

Apa Itu Vitiligo?

Seperti yang sudah disinggung sebelumnya, vitiligo merupakan penyakit yang menyebabkan warna kulit memudar dan area kulit yang memudar akan bertambah besar seiring berjalannya waktu.

Vitiligo terjadi saat sel-sel yang memproduksi melanin mati atau berhenti berfungsi. Penyakit ini bisa menyerang warna kulit apa saja, namun lebih terlihat pada orang dengan warna kulit coklat atau hitam.

Vitiligo bukan termasuk dalam penyakit menular atau mengancam jiwa. Akan tetapi, penyakit ini tidak bisa disembuhkan secara menyeluruh. 

Namun penyebaran dan perubahan warnanya bisa dikendalikan dengan perawatan-perawatan khusus.

Meski vitiligo tidak menular dan mengancam jiwa, namun bisa membuat penderitanya stres dan mengalami gangguan citra atau kepercayaan diri akibat penampilannya.

Penyebab Vitiligo

Perlu diketahui bahwa warna kulit, rambut, dan mata dihasilkan oleh sel pigmen tubuh bernama melanin. Selain itu, melanin juga berfungsi untuk melindungi kulit dari paparan sinar matahari. 

Sehingga, bila melanin berhenti memproduksi warna atau pigmen tubuh, akan menyebabkan muncul bercak putih di kulit dan uban di rambut seperti pada penderita vitiligo.

Meski belum diketahui pasti alasan melanin berhenti memproduksi zat pigmen tubuh, namun kondisi tersebut diduga terkait dengan sejumlah faktor. 

Yakni kelainan genetik yang diturunkan, penyakit autoimun (penyakit Graves, Hashimoto, atau diabetes tipe 1).

Kemudian bisa juga akibat paparan sinar matahari alias radiasi ultraviolet, paparan bahan kimia, serta stres. Vitiligo berpotensi menyerang semua orang dan mampu terjadi di usia berapapun. 

Namun pada umumnya, bercak kulit akan muncul sebelum usia 20 tahun, bahkan bisa juga mulai saat masih kanak-kanak.

Gejala Vitiligo

1. Hilangnya warna kulit secara tidak merata, yang biasanya muncul pertama kali di bagian tangan, wajah, dan area di sekitar bukaan tubuh, serta alat kelamin

2. Pemutihan dini atau uban pada rambut di kulit kepala, bulu mata, alis atau janggut

3. Hilangnya warna pada jaringan yang melapisi bagian dalam mulut dan hidung (selaput lendir)

4. Munculnya bercak berwarna putih di bagian tengah, sedangkan di tepinya kecokelatan atau kemerahan

5. Nyeri dan gatal di area kulit yang terkena vitiligo

6. Serta timbul ruam di area kulit yang terkena vitiligo setelah terpapar matahari

Pada umumnya, bercak vitiligo muncul secara simetris di kedua sisi tubuh, namun bisa juga di salah satu sisi tubuh. Namun kapan dan seberapa cepat bercak vitiligo menyebar tidak bisa ditentukan.

Jenis-Jenis Vitiligo

 Vitiligo Universal : Penderita vitiligo universal mengalami bercak di hampir semua permukaan kulit. Penderita vitiligo universal juga mengalami perubahan warna memengaruhi hampir semua permukaan kulit.

Vitiligo Umum : Vitiligo jenis ini merupakan yang paling umum dijumpai. Pada penderita vitiligo umum, bercak yang berubah warna sering berkembang dengan cara yang sama pada bagian tubuh yang sesuai (simetris).

Vitiligo Segmental : Penderita vitiligo segmental cenderung terjadi pada usia yang lebih muda, berkembang selama satu atau dua tahun, lalu berhenti, serta hanya terjadi di satu sisi atau bagian tubuh.

Vitiligo Lokal (Fokal) : Vitiligo jenis ini hanya terjadi pada satu atau hanya beberapa area tubuh.

Vitiligo Acrofacial : Penderita vitiligo jenis ini hanya menyerang pada wajah dan tangan, serta di sekitar bukaan tubuh seperti mata, hidung, dan telinga.

Upaya Mencegah Vitiligo

Mengingat penyakit vitiligo belum diketahui pasti penyebabnya, maka belum ada cara untuk mencegahnya. 

Meski begitu, ada beberapa hal yang bisa diterapkan untuk mengurangi risiko terjadinya vitiligo:

1. Memakai tabir surya (sunscreen), khususnya saat beraktivitas di luar ruangan pada siang hari

2. Menggunakan pelindung diri, seperti payung atau topi, serta menggunakan pakaian yang tertutup untuk menghindari paparan sinar matahari

3. Menerapkan pola hidup sehat

4. Mengonsumsi banyak makanan yang kaya antioksidan, seperti buah dan sayur-sayuran

5. Serta minum air putih dalam jumlah cukup sesuai kebutuhan tubuh

Kapan Harus ke Dokter?

Bila area kulit, rambut, atau selaput lendir kehilangan warna, maka disarankan untuk segera menemui dokter. 

Terlebih vitiligo tidak ada obatnya, namun dengan perawatan yang tepat, bia menghentikan atau memperlambat proses perubahan warna dan mengembalikan pada warna kulit normal.

Sumber Referensi

Mayo Clinic. 2022. Vitiligo [online] (https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/vitiligo/symptoms-causes/syc-20355912 diakses pada 6 Agustus 2023)

dr. Pittara. 2022. Vitiligo [online] (https://www.alodokter.com/vitiligo diakses pada 6 Agustus 2023)

Redaksi Halodoc. 2018. Apakah Vitiligo Dapat Disembuhkan? Ini Faktanya [online] (https://www.halodoc.com/artikel/apakah-vitiligo-dapat-disembuhkan-ini-faktanya diakses pada 6 Agustus 2023)

article

Artikel Terkait Lainnya