Unduh Aplikasi Nirvana

image Health

Health Category

Mengenal Penyakit Chancroid (Gejala-Penyebab-Pengobatan-Pencegahan)

31 March 2023

oleh Novi Ardila

Share

Tweet

Salin Tautan

Ringkasan

H Ducreyi

Tanda dan Gejala Penyakit Chancroid

1. Gejala pada Pria

2. Gejala pada Wanita

Penyebab Penyakit Chancroid

Haemophilus Ducreyi

Pengobatan Penyakit Chancroid

1. Konsumsi Obat-Obatan

2. Operasi

Komplikasi Penyakit Chancroid

Luka yang lebih besar dan dalam

Infeksi kelenjar getah bening

Risiko penularan HIV

Infertilitas

Tips Mencegah Penyakit Chancroid

Sumber Referensi

Penyakit Chancroid dikenal sebagai salah satu penyakit menular seksual (PMS) yang disebabkan oleh infeksi bakteri. Penyakit ini sebenarnya ditandai dengan adanya ulkus (luka terbuka) di daerah kemaluan dan sekitarnya.

Penyakit ini biasanya disebabkan oleh bakteri H Ducreyi yang menyerang jaringan di area genital dan menghasilkan luka terbuka yang dikenal sebagai chancroid atau maag.

Ulkus bisa berdarah atau menghasilkan cairan menular yang menyebarkan bakteri selama hubungan anal, oral, atau vagina. Chancroid ini sebenarnya dapat langsung menyebar dari kontak kulit ke kulit orang yang telah terinfeksi. Namun meski mudah menular, penyakit ini bisa saja disembuhkan.

Tanda dan Gejala Penyakit Chancroid

Secara umum, tanda dan gejala chancroid berupa:

1. Gejala pada Pria

Biasanya, gejalanya dimulai dengan adanya benjolan kecil berwarna merah di kemaluan yang berubah menjadi luka terbuka (ulkus). Ulkus ini biasanya dapat menimbulkan nyeri.

2. Gejala pada Wanita

Gejala utama biasanya terbentuk karena empat benjolan atau lebih dengan lokasi beragam, mulai dari labia (bibir vagina), anus, serta paha. Apabila sudah terbentuk ulkus, akan terasa terbakar serta nyeri terutama saat berhubungan seksual dan buang air kecil atau besar.

Selain gejala utama yang ada di atas, ada beberapa gejala lain yang bisa dialami baik oleh pria maupun wanita, antara lain:

● Ukuran ulkus yang bervariasi dengan diameter berkisar sekitar 0,5-5 cm.
● Bagian tengah ulkus lunak, berwarna abu-abu kekuningan, berbatas tegas, dan berbau tidak enak.
● Ulkus lebih mudah berdarah khususnya jika disentuh.
● Ulkus bisa terbentuk pada daerah anus bila berhubungan seksual melalui anus.
● Pada area yang berdekatan, bila bersentuhan maka akan langsung terbentuk ulkus baru (kissing ulcer).
● Nyeri ketika berhubungan seksual atau buang air kecil.
● Bengkak pada daerah lipat paha (biasanya hanya satu sisi paha).
● Terkadang kelenjar getah bening di area tersebut akan membesar, pecah serta membuat saluran keluar melalui kulit, sehingga keluar nanah pada kulit.

Penyebab Penyakit Chancroid

Penyebab utama penyakit chancroid adalah bakteri Haemophilus Ducreyi. Bakteri ini juga dapat menyerang jaringan di kemaluan sehingga dapat membentuk ulkus yang dikenal sebagai chancroid.

Ulkus ini bisa berdarah atau mengeluarkan cairan yang mengandung bakteri. Jadi bisa ditularkan melalui hubungan seksual (oral, anal, atau vaginal).

Selain melalui hubungan seksual, chancroid juga bisa ditularkan melalui kontak kulit langsung dengan para penderita. Luka pada kulit merupakan salah satu tempat masuknya bakteri. Bakteri ini bisa tertular melalui kontak antara luka pada kulit dengan cairan atau darah penderita.

Pengobatan Penyakit Chancroid

Cara mengobati chancroid umumnya tergantung dari tingkat keparahan penyakit serta seberapa lama pasien sudah mengalami kondisi tersebut. Adapun beberapa langkah penanganan penyakit ini meliputi:

1. Konsumsi Obat-Obatan

Dokter ini tentunya bisa meresepkan antibiotik untuk dapat membunuh bakteri yang telah menyebabkan luka. Selain itu, antibiotik juga bisa membantu mengurangi kemungkinan munculnya jaringan parut ketika ulkus sembuh.

Beberapa antibiotik yang biasanya disarankan oleh dokter, yakni seftriakson, siprofloksasin, azitromisin, dan eritromisin. Nantinya, Dokter akan menentukan antibiotik dan dosis yang terbaik dilihat dari kebutuhan perawatan kesehatanmu.

Penting sekali untuk minum antibiotik sesuai resep dokter serta meminum seluruh antibiotik, bahkan jika kamu menyadari bahwa luka mulai membaik.

2. Operasi

Operasi ini bisa dilakukan untuk mengeringkan abses yang besar serta menyakitkan di kelenjar getah bening Prosedur ini juga berguna sekali untuk mengurangi pembengkakan, rasa sakit ketika luka sembuh namun mungkin menyebabkan beberapa jaringan parut ringan. Apabila tidak diobati segera, maka chancroid baru bisa membaik sekitar 1-3 bulan kemudian.

Komplikasi Penyakit Chancroid

Jika chancroid tidak ditangani, komplikasi yang mungkin terjadi adalah:

Luka yang lebih besar dan dalam Chancroid yang tidak diobati dapat menyebabkan luka yang lebih besar dan dalam pada alat kelamin atau daerah sekitarnya. Luka ini dapat menyebabkan nyeri yang lebih parah dan memerlukan waktu yang lebih lama untuk sembuh.

Infeksi kelenjar getah bening Chancroid dapat menyebabkan pembengkakan dan infeksi kelenjar getah bening di pangkal paha. Kelenjar getah bening dapat membengkak dan menjadi kemerahan, dan jika tidak diobati, dapat membentuk abses yang menyakitkan.

Risiko penularan HIV Orang yang terinfeksi chancroid memiliki risiko lebih tinggi untuk tertular HIV karena luka yang disebabkan oleh chancroid dapat membuat mudah masuknya virus HIV ke dalam tubuh.

Infertilitas Jika chancroid tidak diobati, dapat menyebabkan kerusakan permanen pada jaringan kelamin. Kerusakan ini dapat menyebabkan masalah kesuburan pada wanita dan impotensi pada pria.

Tips Mencegah Penyakit Chancroid

Ada beberapa cara untuk mencegah chancroid yang dapat dilakukan seperti di bawah ini:

● Menggunakan kondom saat berhubungan seksual
● Membatasi pasangan seksual
● Mengobati pasangan seksual yang menderita chancroid atau infeksi menular seksual lain, sehingga tidak menjadi sumber penularan
● Lakukan praktik seks yang aman
● Segera lakukan tes jika Kamu memiliki gejala infeksi menular seksual
● Membersihkan area genital secara teratur
● Berhati-hati saat melakukan perawatan kecantikan di salon ( akses umum)

Hubungi dokter bila kamu mengalami gejala yang mengarah pada chancroid. Jangan menunggu hingga kondisi menjadi lebih parah dan berkonsultasi dengan dokter atau profesional kesehatan secepat mungkin.

Sumber Referensi


dr Meva Nareza. 2021. Chancroid [Online] (https://www.alodokter.com/chancroid diakses 25 Februari 2023)

Tim Medis Klikdokter. 2020. Chancroid [Online] (https://www.klikdokter.com/penyakit/penyakit-menular-seksual/chancroid diakses 25 Februari 2023)

Rena Widyawinata. 2021. Chancroid (Ulkus Mole) [Online] (https://hellosehat.com/seks/penyakit-menular-seksual/chancroid-ulkus-mole/ diakses 25 Februari 2023)

article

Artikel Terkait Lainnya