Unduh Aplikasi Nirvana

image Health

Health Category

Beragam Manfaat Mengkonsumsi Buah Kering Untuk Kesehatan

10 February 2023

oleh Imada Lubis

Share

Tweet

Salin Tautan

Ringkasan

Kandungan Nutrisi dalam Buah Kering

Segudang Manfaat Buah Kering Untuk Kesehatan Tubuh

1. Alternatif Sumber Nutrisi

2. Mengatasi Anemia

3. Mengurangi Risiko Penyakit Kardiovaskular

4. Membantu Mencegah Kanker

5. Mengurangi Risiko Diabetes

6. Meningkatkan Kesehatan Usus

Apakah Buah Kering Masih Memiliki Nutrisi?

Apakah Buah Kering Berbahaya?

Kontaminasi mikroba

Kandungan gula tinggi

Kandungan sodium tinggi

Reaksi alergi

Sumber Referensi

Ada banyak jenis buah-buahan kering yang dijual di pasaran dengan kandungan nutrisi yang bervariasi. Jenis buah kering yang umum dijual seperti kismis, apricot, plum, cranberry, mangga, nanas, apel dan lainnya.

Buah-buahan tersebut dikeringkan dengan cara dihilangkan kandungan airnya melalui metode pengeringan. Biasanya ada beberapa metode yang dilakukan untuk mengeringkan buah-buah tersebut. Mulai dari pengeringan dengan oven, pengeringan dengan dehydrator hingga pengeringan dengan udara dengan menempatkannya di dalam ruangan bersuhu dan berventilasi baik selama beberapa hari.

Selama proses ini, buah menyusut dan meninggalkan buah kering kecil yang padat energi. Buah kering dapat diawetkan lebih lama dibanding buah segar dan dapat menjadi makanan ringan yang praktis, terutama dalam perjalanan jauh. Kamu juga bisa mengkonsumsi buah kering dengan diolah bersama kue atau roti sebagai camilan atau dimasukkan ke dalam berbagai makanan, seperti granola, yogurt atau muffin.

Kandungan Nutrisi dalam Buah Kering

Di dalam secangkir buah kering mengandung kurang lebih:

Kalori: 480 gram;
Protein: 4 gram;
Lemak: 0 gram;
Karbohidrat: 112 gram;
Serat: 8 gram;
Gula: 92 gram.

Segudang Manfaat Buah Kering Untuk Kesehatan Tubuh

1. Alternatif Sumber Nutrisi

Secara umum, mikronutrien paling umum yang ditemukan dalam buah kering meliputi vitamin A, vitamin C, kalsium, besi, dan kalium yang dibutuhkan oleh tubuh. Selain itu buah kering memiliki tinggi kadar gula sehingga membantu menambah energi.

2. Mengatasi Anemia

Anemia adalah kondisi di mana tubuh kekurangan sel darah merah atau hemoglobin yang menyebabkan gejala seperti letih, lelah, dan pusing. Beberapa jenis buah kering seperti kismis dan apricot dapat membantu mengatasi anemia. Ini karena kismis mengandung zat besi dan vitamin C yang dapat membantu meningkatkan produksi sel darah merah dan meningkatkan absorpsi zat besi. Begitupun dengan aprikot yang kaya akan zat besi dan vitamin A, yang dapat membantu meningkatkan produksi sel darah merah dan memperkuat sistem imun.

3. Mengurangi Risiko Penyakit Kardiovaskular

Buah kering seperti aprikot dan anggur mengandung antioksidan yang membantu mengurangi risiko penyakit jantung dan stroke.

4. Membantu Mencegah Kanker

Buah kering seperti cranberries dan cherries mengandung senyawa anti-kanker yang membantu mencegah kanker. Beberapa buah kering memiliki senyawa anti-kanker yang membantu mencegah terjadinya kanker. Ini dapat terjadi karena beberapa faktor seperti terdapat kandungan antioksidan dan senyawa flavonoid yang membantu melindungi sel-sel dari kerusakan oksidatif yang akan membantu mencegah perkembangan kanker.

5. Mengurangi Risiko Diabetes

Buah kering seperti figs dan prunes mengandung serat yang membantu mengontrol gula darah dan mengurangi risiko diabetes.

6. Meningkatkan Kesehatan Usus

Buah kering mengandung serat yang membantu meningkatkan kesehatan usus dan mencegah sembelit. Ini karena buah kering seperti kismis dan currants mengandung serat yang membantu meningkatkan kesehatan usus.

Apakah Buah Kering Masih Memiliki Nutrisi?

Mengingat buah yang kaya vitamin melewati proses pengeringan, apa benar mengonsumsi buah kering masih menyehatkan untuk tubuh?

Ya, buah kering masih memiliki nutrisi meskipun proses pengeringan membuat air dan enzim dalam buah hilang. Beberapa nutrisi seperti karbohidrat, protein, vitamin, dan mineral masih tetap ada dan bahkan dapat lebih konsentrasi karena proses pengeringan.

Namun, beberapa nutrisi lain seperti vitamin C dan B yang mudah rusak oleh panas dan cahaya dapat berkurang. Oleh karena itu, buah kering masih dapat menjadi sumber nutrisi yang baik dan menguntungkan bagi kesehatan.

Selain itu, mengingat semua metode pengeringan buah membutuhkan waktu yang berbeda-beda dan dipengaruhi oleh berbagai faktor maka sangat penting untuk menjaga kondisi buah kering agar tetap bersih dan bebas dari kontaminasi.

Apakah Buah Kering Berbahaya?

Buah kering juga memiliki beberapa potensi bahaya, antara lain:

Kontaminasi mikroba buah kering yang tidak dikelola dengan baik atau terpapar udara dan cahaya dapat terkontaminasi oleh bakteri, jamur, atau virus yang berbahaya bagi kesehatan.

Kandungan gula tinggi beberapa buah kering mengandung tingkat gula yang tinggi dan dapat memicu peningkatan gula darah dan berisiko bagi penderita diabetes.

Kandungan sodium tinggi beberapa buah kering yang diproses mengandung tingkat sodium yang tinggi dan dapat mempengaruhi kesehatan jantung dan tekanan darah.

Reaksi alergi beberapa orang dapat bereaksi alergi terhadap buah kering dan mengalami gejala seperti gatal, ruam, dan bengkak.

Oleh karena itu, penting untuk memilih dan mengonsumsi buah kering dengan bijak dan memperhatikan kandungan nutrisinya serta kualitas produk yang akan dikonsumsi.

Sumber Referensi


dr Theresia Yunita. 2022. Buah Kering, Baik atau Buruk untuk Kesehatan? [online] (https://www.klikdokter.com/gaya-hidup/diet-nutrisi/buah-kering-baik-atau-buruk-untuk-kesehatan di akses 7 Februari 2023)

dr Fadhli Rizal Makarim. 2020.Apakah Mengonsumsi Buah Kering Baik untuk Kesehatan? [online] (https://www.halodoc.com/artikel/apakah-mengonsumsi-buah-kering-baik-untuk-kesehatan di akses 7 Februari 2023)

article

Artikel Terkait Lainnya