Unduh Aplikasi Nirvana

image Health

Health Category

7 Bahaya Tersembunyi dari Kebiasaan Ngemil Permen

15 April 2023

oleh Novi Ardila

Share

Tweet

Salin Tautan

Ringkasan

1. Meningkatkan Risiko Diabetes

2. Memicu Kerusakan Gigi

3. Mengurangi Kadar Kolesterol Baik HDL

4. Menghambat Diet

5. Berpotensi Menyebabkan Radang Usus

6. Mempengaruhi Kesehatan Tulang

7. Memicu Masalah Pencernaan

Sumber Referensi

Permen memang bisa menjadi salah satu camilan menyenangkan untuk dimakan saat bosan. Permen juga bisa langsung dikonsumsi untuk membuat nafas jadi terasa lebih segar. Meskipun ngemil permen termasuk kebiasaan yang dapat mengurangi ketegangan, namun ternyata dampak terlalu sering ngemil juga sangatlah buruk untuk kesehatan.

Apalagi permen mengandung lemak jenuh maupun gula buatan. Memang, pada dasarnya setiap permen sudah mempunyai komposisi nutrisi yang berbeda. Jadi efeknya juga tidak dapat disamaratakan antara satu produk dengan yang lainnya.

Untuk bisa mengetahui lebih jelasnya, berikut ini dampak terlalu sering ngemil permen.

1. Meningkatkan Risiko Diabetes

Mengonsumsi permen tentu saja bisa langsung meningkatkan risiko diabetes, yakni kondisi saat tubuh memproduksi kadar gula darah yang jauh lebih tinggi. Asupan gula yang tinggi menjadi salah satu faktor risiko utama munculnya penyakit diabetes. Jadi memang dapat dikatakan bahwa permen termasuk salah satu gula tambahan yang enak, namun justru tidak baik untuk kesehatan tubuh.

2. Memicu Kerusakan Gigi

Dampak yang seringkali terjadi saat ngemil permen yaitu sakit gigi karena berujung pada kerusakan gigi secara permanen. Gula pada permen akan menghasilkan asam berbahaya saat bersentuhan dengan plak di gigi.
Soda yang mengandung asam sitrat atau fosfat juga tentunya bisa memicu erosi yang menyebabkan kerusakan parah pada gigi.

3. Mengurangi Kadar Kolesterol Baik HDL

Ada dua jenis kolesterol di dalam tubuh, seperti low density lipoprotein atau kolesterol jahat dan lipoprotein dengan kepadatan tinggi atau kolesterol baik. Sebetulnya, pilihan gaya hidup, seperti olahraga rutin, juga akan mempengaruhi kadar kolesterol. Selain itu, ada juga pola makan yang berperan sangat penting.

Peningkatan konsumsi makanan manis juga akan menurunkan kadar lipoprotein berkepadatan tinggi. Jadwal, mengkonsumsi permen terlalu banyak sekali berdampak buruk terhadap kesehatan jantung. Lipoprotein yang tinggi juga sebenarnya sangatlah berfungsi untuk bisa membantu membuang kelebihan kolesterol di dalam darah, khususnya di pembuluh darah.

4. Menghambat Diet

Apabila kamu sedang berusaha menurunkan berat badan, maka mengonsumsi permen juga bisa menghambat rencanamu. Secara umum, permen termasuk pada camilan yang padat kalori.

Meskipun porsinya kecil, namun permen juga dapat menghasilkan kalori dalam jumlah besar. Selain itu, permen juga cenderung minim serat dan tidak bisa membuat perut kenyang.

Sebagai camilan yang mempunyai kadar glikemik sangat tinggi, permen memang bisa memberikan dampak secara signifikan. Apabila ingin diet, maka sebaiknya konsumsi makanan dengan indeks glikemik lebih rendah seperti bayam, beras merah, jeruk, dan kacang-kacangan.

5. Berpotensi Menyebabkan Radang Usus

Dampak orang yang sering ngemil permen lainnya selanjutnya yaitu bisa menyebabkan radang usus. Terutama jika kamu Mempu hobi ngemil permen karet yang apabila tertelan akan sangat sulit dicerna.

Sama seperti, dengan kandungan pada permen yang memang saat ini susah sekali dicerna oleh usus. Usus yang bekerja lebih keras dibandingkan normalnya juga bisa menimbulkan radang.

6. Mempengaruhi Kesehatan Tulang

Ternyata dampak negatif dari mengonsumsi permen lainnya yaitu bisa langsung mempengaruhi kesehatan tulang. Mengonsumsi makanan yang kaya akan gula juga tentunya bisa mengurangi kekuatan tulang. Jadi, makan makanan manis akan membuat tubuh menjadi lebih lamban dan malas beraktivitas.

7. Memicu Masalah Pencernaan

Saat kamu mengunyah, tubuh akan mengirimkan sinyal ke saluran pencernaan untuk bisa mempersiapkan diri akan datangnya makanan yang perlu dicerna. Contohnya saja, untuk bisa meningkatkan produksi asam lambung dan enzim pencernaan lainnya.

Namun, apabila Anda mengunyah permen karet, hal ini akan tetap terjadi walaupun tidak ada makanan yang dicerna dan ditelan. Akibatnya, kamu bisa mengalami keluhan pencernaan. Selain itu, bisa jadi saat kamu makan, maka tubuh malah tidak bisa memproduksi cukup enzim pencernaan.

Tidak hanya masalah pencernaannya. Sembari mengunyah, secara tidak sadar mungkin kamu akan langsung menelan udara. Alhasil kamu bisa merasakan kembung dan banyak buang gas. Selain itu, pemanis buatan yang ada di dalam permen karet juga bisa menimbulkan efek laksatif, sehingga akan menyebabkan diare pada beberapa orang.

Sumber Referensi


Redaksi Halodoc. 2018. Perlu Tahu Bahaya Terlalu Sering Ngemil Permen [Online] (https://www.halodoc.com/artikel/perlu-tahu-bahaya-terlalu-sering-ngemil-permen diakses 15 Maret 2023)

Ryan Suherlan. 2022. Bahaya Terlalu Sering Konsumsi Makanan Ringan yang Perlu Diwaspadai [online] (https://kesehatan.kontan.co.id/news/6-bahaya-terlalu-sering-konsumsi-makanan-ringan-yang-perlu-diwaspadai?page=all diakses 15 Maret 2023)

RSUD Sawah Lunto. 2022. Dampak Berbahaya Hobi Makan Permen [online] (https://rsud.sawahluntokota.go.id/dampak-berbahaya-hobi-makan-permen/ diakses 15 Maret 2023)

article

Artikel Terkait Lainnya