Unduh Aplikasi Nirvana

image Health

Health Category

5 Dampak Overthinking Bagi Kesehatan dan Cara Mengatasinya

06 January 2024

oleh Tiara Yola

Share

Tweet

Salin Tautan

Ringkasan

Apa Itu Overthinking?

Dampak Overthinking Terhadap Kesehatan

Upaya Mengatasi Overthinking

Sumber Referensi

Seseorang yang suka memikirkan sesuatu hal secara berlebihan, bahkan yang nyatanya belum terjadi biasa disebut juga dengan overthinking

Bagi beberapa orang mungkin merasa overthinking bukanlah hal yang serius, terkesan berlebihan, atau bahkan menjadi guyonan.

Padahal, overthinking merupakan suatu kondisi nyata dan bisa berdampak buruk bagi kesehatan khusunya mental. Bahkan overthinking masuk ke dalam kategori psychological disorder atau gangguan psikologis lantaran menimbulkan kecemasan pada penderitanya.

Lewat artikel ini akan diulas mengenai dampak hingga cara mengatasi overthinking.

Semoga bermanfaat!

Apa Itu Overthinking?

Seperti yang sudah disinggung sebelumnya, overthinking merupakan istilah untuk perilaku memikirkan segala sesuatu secara berlebihan. 

Hal ini bisa terjadi akibat adanya kekhawatiran akan suatu hal, mulai dari masalah sepele dalam kehidupan sehari-hari, masalah besar, hingga trauma di masa lalu yang akhirnya membuat penderitanya tidak bisa berhenti memikirkannya.

Orang-orang yang memiliki kebiasaan overthinking menganggap hal tersebut sebagai sikap berhati-hati sebelum mengambil keputusan dan lebih membantu mereka memahami situasi dari berbagai sudut pandang. 

Akan tetapi, kebiasaan tersebut tentunya tidak baik dan sering kali memberikan dampak buruk bagi kesehatan. 

Di samping itu, overthinking juga disebut sebagai paralysis analysis. Maksudnya adalah orang tersebut terus menerus memikirkan suatu permasalahan tanpa menemukan solusi.

Dampak Overthinking Terhadap Kesehatan

1. Membuat Sel-Sel Otak Lelah

Overthinking bisa membuat sel-sel otak menjadi lelah. Kondisi ini pun akan membuat seseorang menjadi sulit untuk fokus, sehingga tidak mampu menghasilkan ide kreatif lagi.

Kemudian overthinking juga bisa memicu stres. Dalam hal ini, bila kortisol sebagai hormon stres dikeluarkan terlalu banyak, maka bisa merusak dan membunuh sel-sel otak. 

Di samping itu, terlalu banyak berpikir juga bisa mengubah fungsi otak lewat perubahan struktur dan konektivitasnya. Hal inilah kemudian membuat orang-orang yang suka overthinking sering kali mengalami masalah gangguan mood.

2. Memengaruhi Sistem Pencernaan

Stres yang diakibatkan terlalu banyak berpikir ternyata pada akhirnya bisa memengaruhi sistem pencernaan. Paparan stres itu disebut memicu terjadinya masalah pencernaan. 

Mulai dari penyakit radang usus, iritasi usus besar, perubahan motilitas saluran cerna dan sekresi lambung, peningkatan permeabilitas usus dan perubahan mikrobiota usus.

3. Merusak Kesehatan Kulit

Perlu diketahui bahwa kecemasan, stres dan overthinking yang terus menerus ternyata bisa memengaruhi kesehatan kulit.  

Stres emosional akibat overthinking bisa memengaruhi atau memperburuk sejumlah gangguan kulit seperti psoriasis, dermatik atopik, pruritus, alopecia, areata, dan dermatitis seboroik.

Selain itu, stres juga bisa menyebabkan peradangan pada tubuh yang menyebabkan flare-up pada kulit. Mengingat sistem kompleks kulit saling berhubungan, maka sistem endokrin dan sistem kekebalan tubuh dipengaruhi oleh stres kronis yang memperburuk penyakit kulit.

4. Fungsi Jantung Terganggu

Kesehatan kardiovaskular bisa menjadi terancam dan berbahaya akibat overthinking dan khawatir berlebihan. Adapun beberapa masalah yang bisa muncul akibat overthinking adalah sakit dada, serta pusing. 

Selain itu, faktor risiko seperti depresi, penyalahgunaan zat terlarang dan kesulitan tidur yang berkaitan dengan kekhawatiran kronis juga bisa memperparah masalah.

5. Mengganggu Hubungan Interpersonal

Overthinking juga bisa mengganggu hubungan interpersonal lantaran terlalu banyak curiga dan kekhawatiran kalau teman, pasangan, ataupun rekan kerja tidak bertindak sesuai dengan yang diharapkan. 

Sehingga, pada akhirnya bisa memicu sebuah kesalahpahaman dan hubungan menjadi renggang karena terlalu banyak berpikir hal-hal yang belum pasti.

Upaya Mengatasi Overthinking

1. Cari Tahu Pemicu Overthinking

Disebut bahwa overthinking sering kali muncul saat seseorang menghadapi sebuah masalah. Maka dari itu, penting untuk bisa mengetahui masalah seperti apa yang biasanya membuat berpikir secara berlebihan.

Saat mulai overthinking, usahakan untuk fokus mencari cara menyelesaikan masalah tersebut. Dengan begitu, tidak akan berlarut-larut memikirkan hal lain yang menyita pikiran, misalnya bagaimana masalah itu bisa terjadi.

Bahkan bila perlu, catat cara kalian keluar dari masalah tersebut. Sehingga bila ke depannya menemukan masalah serupa, bisa menggunakan jalan keluar yang sama.

2. Mengalihkan Perhatian

Pada dasarnya, fokus dalam memikirkan satu hal memang wajar. Akan tetapi, jangan sampai hal tersebut membuat terlalu larut memikirkannya sehingga tidak bisa berkonsentrasi ke hari lain.

Maka dari itu, penting adanya untuk bisa mengalihkan perhatian dari hal-hal yang memicu stres ketika dipikirkan berlarut-larut. Untuk mengalihkan perhatian bisa dengan menulis, berolahraga, melakukan hobi, atau melakukan hal lain yang membuat senang.

3. Perluas Wawasan Tentang Overthinking

Menambah wawasan dan memahami lebih dalam tentang overthinking juga bisa menjadi cara yang efektif untuk mengatasinya. Kamu bisa memulainya dengan banyak membaca artikel atau buku tentang kesehatan mental. 

Sumber-sumber seperti Psychology Today dan Verywell Mind sering kali menyediakan artikel berkualitas tentang topik ini. 

Jika kamu tidak punya banyak waktu untuk membaca buku, sekarang juga banyak tersedia aplikasi kebugaran yang juga menyediakan beragam konten tentang kesehatan mental seperti overthinking

Kelas Fitness merupakan platform kebugaran online yang menyediakan konten mencakup latihan fisik sekaligus membahas isu-isu kesehatan terkini seperti kecemasan. 

Langganan Kelas Fitness disini sekarang dan nikmati akses tak terbatas ke ribuan video olahraga dan kesehatan dari narasumber terpercaya.

4. Tetapkan Batas Waktu dan Berhenti Beramsumsi

Cara berikutnya yang dinilai cukup efektif dalam mengatasi overthinking adalah dengan memberi batasan waktu saat memikirkan hal-hal tertentu. 

Cara ini juga bisa membantu dalam mengambil suatu keputusan. Namun juga tetap lakukan pertimbangan dan jangan terburu-buru dalam mengambil keputusan. 

Sebaiknya saat memikirkan kondisi yang belum terjadi, jangan terlalu berlebihan, karena akan membuat diri merasa cemas. Asumsi-asumsi negatif inilah yang kemudian membuat overthinking.

Pemikiran-pemikiran negatif akan suatu hal yang belum terjadi justru bisa membuat lebih mungkin mengalaminya. 

Hal ini dikarenakan membuat menjadi tidak fokus dengan apa yang sedang terjadi sehingga mungkin justru mengacaukan rencana yang sudah dibuat sebelumnya.

Jika overthinking terus menjadi masalah atau berdampak signifikan pada keseharian kamu, segera dapatkan bantuan dokter maupun profesional kesehatan mental seperti psikolog untuk membantu kamu mengidentifikasi akar masalah dan memberikan solusi yang lebih spesifik.

Sumber Referensi

dr. Rizal Fadli. 2023. Waspada, Ini 7 Dampak Overthinking pada Kesehatan Mental (https://www.halodoc.com/artikel/waspada-ini-7-dampak-overthinking-pada-kesehatan-mental diakses secara online pada 2 January 2024)

Hillary Sekar Pawestri. 2023. Ini Dia Cara yang Tepat untuk Mengatasi Overthinking (https://hellosehat.com/mental/stres/cara-mengatasi-overthinking/ diakses online pada 2 January 2024)

article

Artikel Terkait Lainnya